Back to Gallery
Photography June 2026

Di Bawah Cahaya Welas Asih

Dalam fotografi fine art, cahaya bukan sekadar alat untuk menerangi objek, melainkan medium untuk membangun makna. Pada karya ini, patung Dewi Kwan Im hadir sebagai pusat keheningan, berdiri anggun di antara gelap yang seolah menelan ruang di sekitarnya. Pilihan hitam putih menghilangkan distraksi warna, menyisakan esensi bentuk, tekstur, dan permainan cahaya yang begitu dramatis.

Sorotan cahaya yang jatuh secara diagonal membentuk alur visual yang kuat. Mata penikmat diajak bergerak dari kaki patung yang bertumpu di atas bunga teratai, mengikuti lipatan jubah yang lembut, hingga berhenti pada wajah Dewi Kwan Im yang tenang dan penuh welas asih. Kontras tinggi antara terang dan gelap tidak hanya mempertegas dimensi arsitektural patung, tetapi juga menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam.

Sebagai sebuah objek arsitektur dan seni pahat, setiap detail ukiran terlihat hidup. Lipatan kain, proporsi tubuh, gestur tangan, hingga ornamen pada mahkota menjadi bukti ketelitian para pemahat. Namun, kekuatan utama foto ini justru terletak pada ruang kosong yang mengelilinginya. Negative space menjadi elemen penting yang memperkuat kesan monumental sekaligus menghadirkan rasa sunyi. Dalam kesunyian itulah makna foto perlahan muncul.

Hitam putih dipilih bukan untuk menghadirkan nostalgia, melainkan untuk mengarahkan perhatian pada hubungan antara cahaya dan bentuk. Permukaan batu yang tersapu cahaya tampak lembut, sementara bayangan menciptakan kedalaman yang membuat patung terasa hadir secara nyata, seolah memancarkan ketenangan dari balik diamnya.

Diabadikan pada Rabu, 30 Juni 2021, karya ini merekam momen singkat ketika cahaya dan arsitektur berpadu sempurna. Sebuah pertemuan yang mungkin hanya berlangsung beberapa menit, namun melalui fotografi menjadi abadi. Lebih dari sekadar dokumentasi sebuah patung, foto ini adalah refleksi tentang kedamaian, welas asih, dan bagaimana cahaya mampu mengubah batu menjadi simbol harapan.

"Ketika cahaya menemukan keheningan, batu tidak lagi sekadar benda—ia menjadi lambang kasih yang tak pernah padam."


Related Work

Recommended Projects